Bacaan Alkitab : Filipi 2:1-11
Ayat Renungan : Filipi 2:4
“Janganlah kamu hanya mementingkan kepentinganmu sendiri, tetapi juga kepentingan orang lain.”
Istilah narsistik bukan lagi sekadar kata psikologi, tetapi gambaran nyata tentang kecenderungan hati manusia. Banyak orang secara tidak sadar membangun hidup seperti etalase, ingin dilihat, ingin dipuji, ingin menjadi pusat perhatian. Namun di balik semua itu, sifat narsistik dapat membuat seseorang kehilangan kepekaan terhadap sekitar. Seorang narsistik sibuk membangun citra diri sehingga lupa bahwa hidup bukan hanya tentang “aku” saja. Tetapi tentang bagaimana Tuhan memanggil kita untuk melihat, mengasihi, dan melayani sesama.
Rasul Paulus, dalam suratnya kepada jemaat Filipi, menegaskan bahwa inti hidup Kristen adalah kerendahan hati dan pengorbanan, sebagaimana Kristus memberi teladan. Yesus memilih merendahkan diri-Nya menjadi hamba, bahkan menyerahkan nyawa-Nya. Teladan ini menunjukkan bahwa kasih selalu bergerak keluar. Kehidupan yang memuliakan Tuhan adalah kehidupan yang bersedia berbagi waktu, tenaga, perhatian, dan kepedulian dengan orang lain.
Kehidupan yang berpusat pada diri sendiri hanya akan membuat diri mudah kecewa, tersinggung, dan cepat merasa kurang. Tetapi di saat kita belajar memperhatikan kebutuhan orang lain, kita akan menemukan sukacita yang lebih dalam. Ada kepuasan rohani yang tidak bisa dibeli ketika kita mendoakan orang sakit, menghibur yang berduka, mendukung yang lemah, atau bahkan bersedia hadir bagi mereka yang kesepian.
Hidup yang berpusat pada Kristus akan selalu menghasilkan hidup yang peduli pada sesama. Kita dipanggil bukan hanya untuk diberkati, tetapi untuk menjadi berkat. Layaknya Kristus yang tidak hidup untuk diri-Nya sendiri, demikian pula kita dipanggil untuk mengasihi, melayani, dan memberikan diri. Ketika kita berani keluar dari ruang kenyamanan ego, kita akan melihat betapa indahnya rencana Tuhan yang dikerjakan melalui hidup kita.
✨Hidup menjadi paling berarti ketika kasih Tuhan mengalir keluar melalui dirimu, bukan berhenti di dirimu.✨